Berita Nasional NEWS

Presma UIM Pamekasan Sesalkan Kericuhan Aksi 22 Mei

Spread the love

Altar Raya, Pamekasan – Solehoddin, Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan sesalkan Kericuhan aksi 22 Mei di Jakarta. Sebab, kerusuhan yang terjadi memakan banyak korban. “Aksi boleh tapi saya menyayangkan aksi itu berujung anarkis dan sangat disayangkan aksi itu malah ditunggangi provokator” ungkap Sholeh, sapaan akrabnya. Sabtu (25/05/2019).

Menurut Sholeh, masyarakat boleh-boleh saja menyampaikan bentuk kekecewaan terhadap hasil pemilu 2019 tetapi hal tersebut tidak lantas menjadi landasan oleh pihak-pihak yang kecewa sampai melakukan tindakan anarkis yang itu sama sekali sangat merugikan masyarakat bangsa dan negara. “Sebagai warga negara yang baik masyarakat harus sadar bahwa tindakan-tindakan seperti itu justru mencederai proses demokrasi di negeri ini,” ungkap Pria berkelahiran Banyupelle, Palengaan tersebut.

Ia berharap, agar semua pihak bisa menurunkan tensi kemarahan Masyarakat. “Saya meminta kepada elit-elit politik agar bertanggung jawab dan menurunkan tensi kemarahan ummat demi keutuhan dan persatuan NKRI dan selalu menjaga harmonisasi agar tidak terjadi korban yang lebih banyak,” harapnya.

Meski begitu, pria berkelahiran 1995 itu mengapresiasi penuh kinerja TNI-Polri yang telah melakukan Pengawasan dan pengamanan sejak jauh Pemilu 2019 berlangsung. “Apresiasi penuh kinerja TNI-Polri. Karena TNI-Polri betul-betul menjalankan tugasnya dalam menjaga ke amanan Pemilu kali ini,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, bahwa TNI-Polri sampai saat ini masih bersatu menjaga keutuhan NKRI. “Kita lihat bagaimana kegigihan TNI-Polri yang masih bersatu menjaga keutuhan bangsa ini, semoga mereka diberikan kesehatan dan semua upayanya tercatat amal ibadah,” tandasnya.

Reporter : Syarofi
Editor : Hasan

Baca Juga  MIF Pamekasan Santuni Anak Yatim dan Buka Bersama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.