NEWS

Nuansaku, Nuansamu, Nuansa Kita Semua

Spread the love

Nuansaku, Nuansamu, Nuansa Kita Semua
Oleh: Ahmad Wiyono*

Tanggal 09 Pebruari 2019 lalu, Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama Kabupaten Pamekasan menggelar Musyawarah kerja Cabang (Muskercab) II yang ditempatkan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sumber Panjalin Akkor Palengaan Pamekasan. Sebagaimana lazimnya sebuah musyawarah kerja dalam sebuah organisasi, pasti ada banyak rekomendasi yang dihasilkan yang kemudian itu menjadi mandat atau amanat organisasi untuk dilaksanakan dalam perjalanan roda organisasi itu sendiri. Begitu juga dengan Musker II tersebut, banyak sekali rumusan yang dihasilkan dan harus direalisasikan.

Salah satu amanat Musker yang lumayan menyedot perhatian publik (nahdiyin) terutama para pengurus adalah pendirian Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), terbukti saat rekomendasi yang dihasilkan oleh Kelompok Kerja (pokja) bidang Perekonomian tersebut dibacakan dalam pleno Musker langsung mendapat respon luar biasa dari para peserta Musker dan hadirin yang ada di tempat tersebut, tak hanya tepuk tangan, ekspresi kegembiraan atas lahirnya rekomendasi itu juga diwujudkan dalam gelegar doa yang serentak lahir dari peserta musker kala itu, hampir bersamaan para peserta berucap “amin” untuk kesuksesan mimpi besar itu.

Mimpi besar itu pun kemudian terus dikawal secara serius oleh para pengurus PCNU Pamekasan, dalam waktu yang relatif cepat, PCNU langsung bergerak melakukan langkah-langkah kongkrite untuk terwujudnya mimpi luar biasa tersebut. mulai dari diskusi internal untuk menyusun strategi dan planing bisinis, hingga penunjukan tim dari internal PCNU untuk concern mengawal rencana mulia tersebut. pelan tapi pasti, satu persatu rumusan dan rencana strategis pendirian AMDK PCNU Pamekasan mulai tersusun rapi dan tanda kelahirannya mulai nampak di depan mata.

Seiring lahirnya restu dari para masyayiekh di internal PCNU Pamekasan, rencana pendirian AMDK itu menemukan jalan terang, sekitar pertengahan tahun 2019 lalu, PCNU resmi menunjuk beberapa SDM dari beberapa warga NU Pamekasan sebagai tim dan tenaga khusus bidang pendirian AMDK tersebut, tentu dengan sejumlah opsi kerja yag sudah disiapkan. Tim pun bergerak cepat menyusun rencana kerja sesuai amanat dari PCNU Pamekasan.

Antara optimisme dan pesimisme yang dirasakan oleh tim, karena mendirikan AMDK sekaligus menggerakkan roda bisnisnya bukanlah sesuatu yang mudah, jalannya sangat terjal dan berliku, namun tim memiliki semangat baja, berbekal doa dan barokah para masyakyiekh mereka terus bergerak melakukan upaya-upaya taktis-strategis demi segera terwujudnya harapan luhur itu. Jajaran tim disusun, agenda kerja dibuat, rencana produksi ditata, hingga planing pemasaran pun digagas sedemikian rupa. Semakin meyakinkan, optimisme pun mampu mengalahkan pesimisme para pejuang pendirian AMDK, mereka semakin optimis bahwa AMDK dambaan warga NU Pamekasan itu akan segera lahir di bumi gerbang salam.

Perjalanan panjang dan berdarah-darah itu pun akhirnya berbuah manis, AMDK sudah dinyatakan siap untuk didirikan waktu itu meskipun masih terkendala penamaan, tim akhirnya menyerahkan persoalan nama itu pada jajaran masyayiekh untuk diistikharahkan. Banyak usulan nama yang diserahkan kepada masyayiekh, seperti Nutrisi, Nuansa, Nusantara, dan sejumlah nama lain. Masyayiekh pun berusaha memohon petunjuk kepada Allah melalui beberapa ikhtiar, hingga akhirnya nama Nuansa resmi dan sah sebagai nama AMDK milik PCNU Pamekasan.

Semua berbahagia, semua berbangga, semua bersyukur karena proses panjang untuk mendirikan AMDK itu kini telah menjadi nyata, dalam kurun waktu yang tidak sampai satu tahun sejak rekomendasi itu lahir, Nuansa sebagai nama resmi AMDK milik PCNU Pamekasan akirnya dilaunching pada Kamis siang (26/2) di Aula PCNU Pamekasan. Nuansa tentu menjadi milik bersama, milik warga NU Pamekasan, maka AMDK Nuansa adalah Nuansaku, Nuansamu, dan Nuansa kita semua.

Baca Juga  Bantuan Air Bersih di Desa Karangpenang Oloh

Tentu banyak yang bertanya mengapa bernama Nuansa?, seperti yang kita pahami di atas bahwa nama ini sudah melalui proses istikharah yang relatif panjang, maka Nuansa tentu bukan sekedar nama biasa namun memiliki makna dan filosofi yang luar biasa. Okelah mari kita lihat Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Nuansa memiliki makna variasi atau perbedaan yang sangat halus, tentang suara, warna, kualitas, dan lain sebagainya. Tapi bukan hanya itu yang dimaksudkan oleh pengusul dan pengesah nama itu, karena Nuansa yang sesungguhnya adalah “NU Andalan Saya”. Maka AMDK Nuansa merupakan salah satu icon perekonomian NU Pamekasan yang wajib kita banggakan bersama untuk terwujudnya kemandirian ekonomi jam’iyah NU Pamekasan. Nuansa dari NU, oleh NU dan untuk NU. Selamat dan barokah, karena Nuansa Berkah dan menyegarkan.

*Aktivis Muda NU Pamekasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.