NEWS

BEM MIPA UIM Cetak Kader Nasionalis di Kemah Sains 2019

Spread the love

Altarraya.com, Pamekasan – Mahasiswa adalah suatu bagian yang tidak terpisahkan dari negara ini, karena peran pentingnya yang begitu besar terhadap majunya sebuah peradaban yang sedang dibangun oleh bangsa ini. Peradaban yang mempunyai cita cita luhur dan mulia, yaitu menuju Indonesia yang makmur dan sejahtera.

Dalam Rangka memperkuat identitas mahasiswa sebagai agen perubahan. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Pengetahuan Ilmu Alam (MIPA), Universitas Islam Madura mengadakan kegiatan kaderisasi yang dikemas dengan Kemah Sains 2019. Adapun acara berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 4 hingga 7 Oktober 2019, di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Kemah yang diperuntukkan kepada mahasiswa baru Fakultas MIPA ini bertujuan meningkat kualitas mahasiswa dalam menghadapi perkembangan zaman teknologi yang semakin canggih. Tentu, sangat diperlukan generasi yang cerdas, mandiri serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan keindonesiaan.

Jamaluddin selaku salah satu nara sumber pada kegiatan tersebut menegaskan “ organisasi memiliki peranan penting dalam mencetak generasi masa depan yang cerdas dan memahami nilai-nilai nasionalisme dengan baik adalah kewajiban bagi kita dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara”.

“Sekarang banyak pemuda dan khususnya mahasiswa, salah memilih organisasi dan memahami nasionalisme. Ini tidak boleh dibiarkan liar begitu saja,” tegas pria yang kini menjabat Wakil Sekretaris Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pamekasan, Sabtu (5/10/2019).

“Pemahaman tentang nasionalisme juga tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri. Hal tersebut harus diimbangi dengan nilai-nilai agamis, sehingga setiap pengambilan keputusan dan tindakan tetap berada dalam koridor yang dicermin oleh landasan dasar negara Indonesia, yakni Pancasila dan UUD 1945” Ungkap jamal saat mengisi materi Keorganisasian.

Pria ganteng it uterus memberikan motivasi pada peserta “Harus dimulai dari kegiatan-kegiatan semacam ini. Tidak bisa kita pungkiri melalui kelompok-kelompok kecil yang dikenal organisasi ini, akan muncul generasi-generasi yang siap diterjunkan dan tidak gampang terpengaruh dengan pola-pola yang sengaja dimunculkan untuk membunuh karakter masyarakat kita saat ini,” jelasnya.

Jamaluddin juga mengingatkan, mahasiswa  sebagai pemegang tongkat estafet kepemimpinan  masa depan bangsa ini, harus bijak dalam menggunakan sosial media dan mampu menjadi solusi dalam setiap permasalahan yang ada.

Reporter : Hasan

Editor : Zainal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.